Kamis, 14 April 2011

Go Green...?

Konsep Go Green muncul setelah adanya isu Global Warming atau pemanasan global yang berpegang pada prinsip untuk lebih peduli terhadap lingkungan sehingga tercipta kelestarian alam. Bagaimana menerapkan konsep Go Green…?

Bangunan dengan penutup tanaman, Green…?

Green, bangunan tampak hijau dan asri bila menambahkan unsur tanaman didalamnya. Namun apabila pepohonan yang ada terlalu penuh akan mengganggu masuknya sinar atau cahaya alami sehingga bangunan membutuhkan lebih cahaya buatan (boros energy) yang akhirnya tidak memsukseskan konsep Green.



Rumah dengan cat hijau, Green…?

Green, rumah tampak asri dengan menggunakan cat berwarna hijau. Hal pentingnya adalah bukaan pada rumah, yang berfungsi sebagai tempat masuknya udara dan cahaya alami. Jadi gambar rumah tersebut benar dalam mengaplikasikan konsep Green.

Go Green dapat dikatakan suatu konsep yang mendekatkan diri dengan lingkungan. Memanfaatkan alam sebagai penunjang kehidupan manusia. Hal yang tidak kalah penting dari konsep Go Green untuk lingkungan adalah konsep Go Green untuk konsep diri kita pribadi. Karena apabila konsep Go Green tidak didukung oleh kebiasan tindakan peduli lingkungan, Go Green hanyalah sebagai konsep hijau tanpa manfaat.



Arsitektur dan Simbol_Dilarang…???

Pengertian [Kamus Besar Bahasa Indonesia]

1. jarang:

2.me·la·rang v memerintahkan supaya tidak melakukan sesuatu; tidak memperbolehkan berbuat sesuatu
me·la·rang·kan v menjadikan terlarang

ter·la·rang v tidak diperbolehkan (diperkenankan)

la·rang·an n 1 perintah (aturan) yg melarang suatu perbuatan

2 sesuatu yg terlarang krn dipandang keramat atau suci

3 sesuatu yg terlarang krn kekecualian

pe·la·rang·an n 1 perihal melarang;

2 proses, cara, perbuatan melarang;

3 cak barang yg tidak diperbolehkan (diperkenankan)


Dilarang Merokok; diartikan sebagai suatu perintah agar tidak merokok di tempat tertentu… Dan kenyataannya…


Dilarang Parkir; diartikan sebagai suatu perintah agar tidak memarkirkan kendaraan di tempat tertentu… Dan kenyataannya…


Dilarang Membuang Sampah; diartikan sebagai suatu perintah agar tidak membuang sampah di tempat tertentu… Dan kenyataannya…


Apa yang salah…? Tanda (Simbol) atau Pembuat Peraturan atau Manusianya…?

Tanda atau simbol yang ada, fungsinya sebatas pajangan tanpa arti. Disana terdapat tanda dilarang, disana pulalah terjadi kegiatan yang dilarang. Tak mengenal jenis kendaraan ataupun kemeja dan kaos oblong, peraturan dibuat untuk dilanggar…


Walau tak jarang pula terdapat tanda yang mengandung sindiran, tetap saja melanggar. Atau memang perilaku manusia sudah tidak bias ditebak bagaikan seekor monyet dan anjing atau sebongkah tengkorak… Perlu direnungkankah…